Home SEO Cara Mengatasi Google Core Update untuk Ranking Website

Cara Mengatasi Google Core Update untuk Ranking Website

193

Google SearchGoogle Core Update atau Pembaruan Inti Google terus dilakukan untuk indeks dan peringkat situs web (website) di seluruh dunia. Praktisi humas, marketing, pengelola web, blogger, wajib memahami hal ini.

Mengelola website atau blog melibatkan seni komunikasi dengan mesin pencari, khususnya Google. Pengoptimalan mesin telusur atau SEO merupakan komunikasi dengan mesin pencari.

“Pembaruan inti Google seperti daftar rekomendasi untuk menonton acara TV. Rekomendasi berubah dari tahun ke tahun saat acara baru keluar dan acara lama dihentikan untuk menjaga agar daftar tetap relevan dan terkini.” (WebFX).

Dengan lebih dari dua triliun pencarian setiap tahun, dan sejarah lebih dari 20 tahun sebagai mesin pencari, tidak mengherankan Google sering memperbarui algoritmanya.

Dua tahun lalu, mesin pencari terpopuler di dunia ini meluncurkan lebih dari 3000 perubahan pada Google Search. Tahun 2019, Google mulai menerbitkan (dan membicarakan) pembaruan inti Google.

Apa itu pembaruan inti Google? Tidak seperti peluncuran lainnya, pembaruan inti Google membuat perubahan signifikan dan luas pada algoritme dan sistem pencarian.

Meskipun sebagian besar peluncuran tidak diperhatikan, pembaruan inti mendapat perhatian karena orang-orang memperhatikan efeknya pada hasil pencarian dan peringkat website.

Apa itu Google Core Update?

Google Core Update atau pembaruan inti Google terjadi ketika Google membuat perubahan signifikan dan luas pada algoritme dan sistem mesin telusurnya.

Pembaruan ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pencarian bagi pengguna Google, menyediakan konten yang lebih relevan, bermanfaat, dan dapat dipercaya.

Biasanya, pembaruan inti terjadi beberapa kali dalam setahun dan menerima konfirmasi dari Google.

Google Search adalah sebuah sistem atau aplikasi. Ia bekerja merambah, mengindeks, dan memeringkat website di seluruh dunia. Cara kerja Google adalah crawling, indexing, dan ranking, sebagaimana dijelaskan laman resminya: Cara Kerja Google Penelusuran.

Bara Juga:  Cara Membuat Website

Contoh Google Core Update

Beberapa contoh beberapa pembaruan pada algoritme mesin telusur inti Google meliputi:

1. Pembaruan Inti Maret 2019

Pada awal Maret 2019, Google merilis Core Update Maret 2019. Meskipun Google tidak merilis detail spesifik tentang pembaruan tersebut, penelitian industri menunjukkan, situs web dengan konten berkualitas rendah mengalami penurunan peringkat dan lalu lintas pengunjung.

2. Pembaruan Inti Juni 2019

Pada awal Juni 2019, Google merilis Core Update Juni 2019. Menurut Google, pembaruan tersebut meniru pembaruan inti lainnya dan tidak menawarkan sesuatu yang “besar” seperti pembaruan luas sebelumnya pada kecepatan halaman.

Google memang merekomendasikan para pemilik website memastikan situs webnya tampil cepat (fast loading) saat dibuka pengguna atau pengunjung.

Tips: website yang dibangun dengan WordPress bisa gunakan Tema WP Terbaik yang ringan.

3. Pembaruan Inti September 2019

Pada akhir September 2019, Google merilis Core Update September 2019 . Webmaster yang berkomentar tentang pembaruan menyebutkan melihat dampak negatif dari Pembaruan Inti Juni 2019, tetapi kemudian mendapatkan peningkatan peringkat dan trafik pengunjung setelah Pembaruan Inti September 2019. Beberapa juga berkomentar bahwa banyak situs kesehatan dan berita terpengaruh.

Pembaruan inti Google jarang disertai dengan detail. Itu karena pembaruan sering memengaruhi berbagai faktor peringkat versus satu. Plus, untuk mencegah spammer dan praktik curang dalam SEO (black-hat SEO), Google harus melindungi cara kerja algoritma mesin pencarinya.

Seberapa Sering Google Core Update terjadi?

Dalam kebanyakan kasus, pembaruan inti Google Penelusuran terjadi beberapa kali per tahun, biasanya setiap beberapa bulan.

Google cenderung mengumumkan pembaruan beberapa hari sebelum atau hari berikutnya, meskipun beberapa pembaruan dapat memakan waktu beberapa hari untuk diluncurkan bagi pengguna.

Bara Juga:  Pengertian SEO, Komunikasi dengan Mesin Pencari

Pembaruan inti Google berbeda dari pembaruan Google lainnya karena beberapa alasan, termasuk:

  1. Google mengumumkan pembaruan inti, tetapi bukan pembaruan algoritme lainnya
  2. Google mengakui pembaruan inti, tetapi bukan pembaruan algoritme lainnya
  3. Google menamai pembaruan inti, tetapi bukan pembaruan algoritme lainnya
  4. Desain pembaruan inti juga berbeda dari pembaruan Google biasa.

Dengan Core Update atau pembaruan inti ini, Google mengubah beberapa fitur dari algoritme pencariannya dengan cara yang dapat membuat hasil pencarian lebih relevan dan bermanfaat di seluruh industri dan maksud pengguna.

Ini adalah perubahan yang luas dan nyata, dibandingkan pembaruan yang mungkin tidak diperhatikan. Anda dapat memikirkan pembaruan inti seperti daftar rekomendasi acara TV untuk ditonton.

Rekomendasi Anda akan berubah dari tahun ke tahun saat acara baru dirilis dan acara lama dihentikan. Memperbarui saran Anda, sama seperti pembaruan inti, membuat saran Anda tetap relevan dan terkini.

Algoritme Google Pencarian

Algoritme Google Pencarian
Image source: BrightEdge, July 2022

Halaman berikutnya: Tanda-Tanda Website Terpengaruh Core Update dan Cara Mengatasinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here