Home Website Manajemen Website: Cara Membuat Situs Web Hingga Mengisinya

Manajemen Website: Cara Membuat Situs Web Hingga Mengisinya

98

Ulasan tentang Manajemen Website ini berisi Cara Membuat Situs Web Hingga Mengisinya. Menajemen situs web akan membuat web Anda populer dan mencapai tujuan.

manajemen website

Apa itu manajemen website? Secara bahasa, manajemen website (website management) artinya mengelola situs web.

Anda mungkin hanya mengelolanya, namun juga bisa membuat web dari nol hingga mengisi dan memeliharanya (maintenance).

Di era Web 2.0 ini, semua orang dengan mudah bisa membuat dan memiliki website dan mengisinya dengan apa saja yang mereka inginkan.

Dalam konteks komunikasi, website adalah media baru di era internet sebagai saluran penyampaian pesan kepada publik atau sarana komunikasi publik. Web juga bisa menjadi saluran komunikasi massa atau media massa –situs berita.

Web bisa menjadi sarana personal branding, pemasaran bisnis, kampanye politik, propaganda, dll. Apa saja!

Pengertian Manajemen Website

Manajemen website adalah mengelola situs web yang meliputi pembuatan, pengisian, dan pemeliharaan.

Menurut Encyclopedia, manajemen web mengacu pada semua aktivitas yang termasuk dalam proses memposting dan memelihara situs web di World Wide Web.

Meskipun banyak individu dan bisnis membuat dan mengelola situs web mereka sendiri, sebagian besar situs web dirancang dan dikelola secara profesional oleh perusahaan teknologi; ini karena setiap fase pengembangan situs web membutuhkan keahlian teknis.

Proses manajemen web dimulai dengan fase desain. Pada titik ini dalam hubungan bisnis antara klien dan perusahaan teknologi, klien bertemu dengan desainer grafis untuk mempresentasikan logo dan warna perusahaannya dan untuk mendiskusikan citra yang diharapkan perusahaan untuk ditampilkan di situs web barunya.

Selain membuat situs yang mewakili perusahaan dengan benar, desainer grafis harus membangun sistem navigasi yang membuat situs mudah digunakan oleh semua pengunjung web.

Sistem navigasi mengacu pada rangkaian tautan yang memberi pengguna akses ke subhalaman (halaman selain halaman utama, atau beranda, di situs web; pengguna memunculkan subhalaman di layar komputer dengan mengklik kata-kata dan gambar tertentu di layar komputer).

Pada situs web yang dirancang secara ideal, pengguna hanya berjarak satu atau dua klik dari informasi yang mereka butuhkan pada titik tertentu selama kunjungan ke situs web.

Setelah merancang situs yang sesuai secara visual dan mudah dinavigasi, desainer grafis memberikan mock-up (model visual atau gambar situs baru) kepada seorang programmer, yang menulis kode yang akan menyajikan materi ini di Internet.

Setelah situs web dirancang dan kodenya ditulis, situs tersebut perlu di-host di server web dan dipelihara. Server web adalah komputer yang menyimpan situs web dan mengirimkan kode yang menampilkan situs web di layar komputer pengguna akhir. Pemeliharaan melibatkan memposting kata-kata dan gambar baru di situs web setiap kali perusahaan perlu memperbarui informasi di situs.

Ruang Lingkup Manajemen Website

Mengutip laman Ibexa, manajemen situs web adalah kumpulan proses yang digunakan untuk memastikan situs web profesional, mutakhir, dan berfungsi sebagaimana dimaksud.

Manajemen web mencakup pemeliharaan, keamanan, dan pengembangan jangka panjang, serta mengatur konten dan strategi pemasaran.

Pada dasarnya, manajemen situs web melibatkan tugas-tugas berikut:

  • Melakukan pemeliharaan
  • Menerapkan pembaruan desain
  • Merencanakan dan mengirimkan pembaruan konten
  • Menerapkan strategi pemasaran
  • Menjamin keamanan situs web
  • Memberikan dukungan web kepada staf dan pelanggan
  • Merencanakan pertumbuhan di masa depan baik di pasar domestik maupun internasional
  • Mencapai pengalaman pengguna yang konsisten di seluruh saluran
  • Memastikan konten dapat digunakan kembali dalam berbagai konteks.

Saat ini membuat website bisa dengan mudah dilakukan dengan menggunakan software Content Management System (CMS) seperti WordPress.

Anda tinggal menyewa nama domain dan hosting, lalu memasangkan CMS-nya. Dalam hitungan menit, website Anda sudah jadi.

4 Komponen Website

Manajemen situs web mengacu pada serangkaian praktik dan teknik, mulai pembuatan, desain web, pengisian, hingga pemeliharaan.

Membuat website melibatkan pemilihan nama domain dan hosting. Pengisiannya berupa pembuatan konten.

Dengan demikian, ada empat komponen dalam manajemen website, yaitu domain, hosting, desain, dan konten.

1. Domain

Nama domain (domain name) adalah alamat situs web berupa Uniform Resource Locators (URL).

Sama seperti gedung dan rumah yang memiliki alamat jalan, halaman web juga memiliki alamat unik untuk membantu orang menemukannya di Internet. Alamat ini disebut URL berupa nama domain, misalnya senikomunikasi.com, katalisnet.com, atau romeltea.com.

Per definisi, mengurup Wikipedia, nama domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer, seperti server web atau server surel, di jaringan komputer ataupun internet.

Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP.

Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “wikipedia.org” atau “senikomunikasi.com”.

Memilih nama domain, URL, atau alamat situs web merupakan langkah pertama dalam manajemen website dalam tahap pembuatan website (web development).

Untuk website pribadi, Anda bisa memilih nama domain sesuai dengan nama asli atau nama panggilan Anda. Demikian juga untuk website lembaga atau organisasi, Anda bisa memilih nama domain sesuai dengan nama lembaga Anda.

Domain memiliki ekstensi di belakang namanya, seperti dot com (.com), dot net (.net), dot org (.org), dot co dot id (.co.id), dan dot id (.id).

nama domain

Anda bisa memilih dan membeli nama domain di provider domain-hosting, seperti Niagahoster.

2. Hosting

Hosting –disebut juga website hosting, web hosting, atau web host– adalah tempat Anda menyimpan data dan konten website sehingga dapat diakses melalui internet.

File dan data website tersebut bisa berupa video, gambar, email, script, aplikasi, dan database.

Anda bisa membuat website dengan hosting gratis di Google, yaitu di Blogger. Namun, sebaiknya memiliki hosting sendiri. Anda bisa memilih paket hosting di provider web hosting.

Untuk paket hosting murah unlimited, Anda bisa cek di Niagahoster sekaligus membeli domainnya di sana.

Video Cara Membuat Website

3. Desain

Desain adalah tampilan website. Jika Anda membuat website menggunakan CMS WordPress, saat ini banyak sekali tema atau template desain web yang gratis ataupun berbayar (premium).

Untuk tema wordpress, tersedia ribuan desain tema yang bisa Anda unduh dan pasang secara gratis.

desain web tema wordpress

Untuk desain web lebih profesional, Anda bisa gunakan tema wordpress premium. Rekomendasi, saya sarankan Anda membeli tema premium di Kentooz.

Tema Bloggingpro adalah favorit saya, baik itu situs pribadi maupun situs beriita.

4. Konten

Setelah domain, hosting, dan desain selesai ditangani, maka saatnya Anda mengisinya dengan membuat konten.

Konten website bukan hanya postingan atau tulisan, tapi juga gambar, audio, dan video atau gabungan semuanya –multimedia.

Konten web juga mencakup navigasi web atau link menu terutama di bagian atas web (header).

Untuk navigasi menu yang lengkap, Anda harus membuat dulu kontennya dengan berbagai kategori atau topik. Jangan lupa membuat halaman statis berupa About dan Kontak.

Konten web disesuaikan dengan tujuan pembuatan website. Web lembaga, misalnya, tentu berisi profil, alamat kantor, struktur organisasi atau susunan pengurus, lalu pembaruan konten berupa berita, artikel, tips, dll.

Untuk konten web yang baik, lembaga Anda memerlukan kreator konten, terutama content writer dengan keterampilan menulis atau skill jurnalistik yang memadai.

SEO Konten Web

Konten web juga harus dioptimalkan agar mudah diindeks mesin pencari. Pengoptimalan konten web ini dikenal dengan Search Engine Optimization (SEO).

Content SEO adalah konten web yang dirancang untuk menduduki peringkat tertinggi di mesin pencarian seperti Google.

Anda bisa menerapka tips menulis konten SEO dari Wikihow. Google juga memberikan panduan SEO dalam Panduan Pengoptimalan Mesin Telusur.

Secara umum, ada dua jenis SEO website, yaitu SEO on-page dan SEO off-page. SEO konten termasuk on-page.

seo on paga off page

Demikian manajemen website, mulai dari pembuatan, desain, hingga cara mengisinya, plus SEO.*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here